Kosong

Dentuman bunyi genderang

Gelegar suara petasan

Tak juga mengusir keletihanku

Malah lebih memberi kehampaan di jiwa

Setengah jam … satu jam duduk menunggu

Waktu terus berjalan

Hingga tiba saat nadir

Akupun harus kembali menyepi sendiri

Ketulusan … Kejemuan … Keikhlasan

Semuanya sama dan jujur dimataku

Mungkin yang berbeda hanya namanya

Karena mereka tetap tak bisa memahamiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s