Menepi sejenak

Kala hati sudah tak sejalan

Dan omongan serasa bagai cacian

Apa mungkin kita kan tetap bersama

Melewati hari dengan canda  ?

Bila kita berkumpul tanpa hati

Bercengkrama tanpa rasa

Lalu untuk apa lagi berpura

Bahwa semuanya mempesona ?

Duhai tempat bersuka tepat berdurja

Haruskah aku berdusta

Tentang jenuh kala kita bersama ?

Mungkin kalian bertanya

Sebab menyepiku yang tiba-tiba

Tapi Demi Allah aku meminta

Biarkan aku menyepi dulu seperti pertapa

Mungkin indahnya sepi dapat menenangkanku

Kuharap senyapnya sunyi bisa menghiburku

dan jika ceria tlah kutemukan kembali

Aku pasti kan berlari kearahmu tuk menemani ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s