Menerbitkan Buku ~ twitseri @Jonru

Berikut kultwit saya di twitter mengenai #Menerbitkan_buku. Semoga bermanfaat ya🙂

Follow me: @jonru

1. Banyak penulis mengira #menerbitkan_buku itu ribet, sulit, penuh misteri, hanya org tertentu yg bisa, dst. Ini pandangan keliru!

2. Banyak penulis mengira penerbit jual mahal, cuma terima naskah penulis terkenal. Ini juga pandangan keliru. #menerbitkan_buku

3. Penerbit adl perusahaan. Spt perusahaan pd umumnya, yg mereka cari adalah UANG / PROFIT. #menerbitkan_buku

4. Ketika terima naskah dr siapapun, yg pertama kali dipikirkan penerbit adalah, “Naskah ini profitable atau tdk?” #menerbitkan_buku

5. Pertimbangan utama penerbit dlm menerima naskah BUKAN nama penulis atau apapun, melainkan NILAI JUAL. #menerbitkan_buku

6. Sebab makin tinggi nilai jual suatu buku, maka peluang utk laku (dpt profit) tentu makin besar. #menerbitkan_buku

7. Nama penulis terkenal adalah nilai jual tersendiri. Tapi nama penulis BUKAN satu2nya unsur nilai jual. #menerbitkan_buku

8. Contoh nilai jual: tema yg populer, judul yg menarik, komentar orang2 terkenal thd buku tsb, dst. #menerbitkan_buku

9. Bila penulis pemula tawarkan naskah dgn tema populer, kemungkinan besar diterima krn nilai jualnya tinggi. #menerbitkan_buku

10. Jgn berpikir penulis pemula tak ada harapan. Bila buku anda punya nilai jual tinggi, penerbit akan tertarik. #menerbitkan_buku

11. Dlm #menerbitkan_buku buku, ada 2 hal utama yg harus kita upayakan: KUALITAS dan NILAI JUAL. Dua2nya hrs ada.

12. Penulis pemula umumnya cuma pikirkan kualitas, tp jarang yg pikirkan gimana agar bukunya bernilai jual. #menerbitkan_buku

13. Buku yg paling berkualitas pun akan gagal di pasaran kalau nilai jualnya sangat rendah. #menerbitkan_buku

14. Contoh penulis pemula yg sukses pd buku pertama: @radityadika, Fauzil Adhim, @adhityamulya, Andrea Hirata, dst #menerbitkan_buku

15. “Saya punya naskah, penerbit mana yg cocok?” Ini salah satu pertanyaan yg paling sering saya terima ttg #menerbitkan_buku

16. Pertanyaan spt no 15 ada karena penulis kurang suka baca, tak mau amati dunia penerbitan buku dst. #menerbitkan_buku

17. Media massa & penerbitan buku adalah “jodoh penulis”. Kalau mau jadi penulis, maka gauli & akrabi mereka. #menerbitkan_buku

18. Rajin2 baca buku/majalah. Pelajari isinya, termasuk naskah2 spt apa yg biasa mereka muat/terbitkan. #menerbitkan_buku

19. Kalau sudah menerapkan no 18, tak akan ada lagi pertanyaan, “Saya punya naskah, penerbit mana yg cocok?” #menerbitkan_buku

20. Dari belajar & mengamati tsb anda akan tahu, “Naskah saya cocok ke penerbit A & C,” dst. #menerbitkan_buku

21. Banyak penulis mengira penerbit jual mahal, tak mau terima naskah sembarangan. Ini pandangan keliru karena… #menerbitkan_buku

22 karena ibarat pabrik, naskah adalah bahan baku utk proses produksi di penerbit. Bahan jadinya adalah buku. #menerbitkan_buku

23. Kalau penerbit jual mahal thd naskah, artinya mereka tak mau terima bahan baku utk proses produksi “pabrik” mereka. #menerbitkan_buku

24. Intinya penerbit SANGAT butuh pasokan naskah. Tak logis bila mereka jual mahal thd naskah Anda. #menerbitkan_buku

25. Penerbit & penulis = mitra kerja. Kedudukannya sejajar. Jangan anggap diri Anda lebih rendah di depan penerbit. #menerbitkan_buku

26. Saat tawarkan naskah, posisikan diri Anda spt perusahaan yg sedang menjajaki kerjasama dgn perusahaan lain. #menerbitkan_buku

27. Banyak penulis yg minder. Dia di depan penerbit spt pengangguran yg melamar kerja. Ini pola pikir keliru! #menerbitkan_buku

28. Penerbit & penulis = MITRA KERJA, sejajar, SALING MEMBUTUHKAN. Jadi jangan minder di dpt penerbit. #menerbitkan_buku

29. Penerbit butuh naskah. Anda butuh media utk terbitkan naskah. Saling membutuhkan. Sejajar. Mitra kerja! #menerbitkan_buku

30. Jadi mulai sekarang, jangan minder lagi di depan penerbit ya. Sama mitra kerja kok minder! #menerbitkan_buku

31. Bagi pemula, buatlah naskah dgn tema populer. Ini akan membuat Anda bisa bersaing dgn nama penulis terkenal. #menerbitkan_buku

32. Dlm hal nilai jual, penulis hrs berpikir spt perusahaan yg memproduksi barang yg akan dijual. #menerbitkan_buku

33. Misal buku “kiat merawat Harley Davidson”. Pikirkan berapa banyak orang yg tertarik membacanya. #menerbitkan_buku

34. Mana yg lebih banyak pembacanya: buku “kiat mengatasi stress” atau “panduan perawatan kursi roda”? #menerbitkan_buku

35. Dgn berpikir spt no 34, kita dpt gambaran kira2 berapa orang yg tertarik utk membaca buku kita. #menerbitkan_buku

36. Agar peka thd nilai jual buku, coba rajin survei, amati tema yg paling banyak dibahas masyarakat. #menerbitkan_buku

37. Di internet, Anda bisa amati tema2 populer di milis, FB, twitter, dst. Bisa juga di bit.ly/katakunci #menerbitkan_buku

38. Anda harus bergaul dan amati komunitas (milis, FB, blog dst) yg berkaitan dgn tema buku Anda. #menerbitkan_buku

39. Lihat di toko buku: Rak apa yg paling ramai n menonjol? Artinya tema buku spt itu yg paling laris. #menerbitkan_buku

40. Kalo ke book fair, jgn cuma nguber diskon. Minta katalog dr tiap penerbit, amati buku2 spt apa yg mrk terbitkan #menerbitkan_buku

41. Walau selera pasa itu penting, tapi baiknya kita utamakan #menerbitkan_buku yg sesuai passion & keahlian kita.

42. Tulislah buku dgn tema yg sesuai passion & keahlian Anda, lalu upayakan agar nilai jualnya tinggi. #menerbitkan_buku

43. Kita pelajari selera pasar BUKAN utk mengikutinya, tp agar kita tahu cara meningkatkan nilai jual buku kita #menerbitkan_buku

44. Saya pun termasuk penulis yg tak mau “menghamba” pd selera pasar. #menerbitkan_buku

45. Spt no 42, saya #menerbitkan_buku yg saya sukai, lalu saya bikin konsep yg bagus agar nilai jualnya tinggi.

46. Zaman sekarang, #menerbitkan_buku pun makin mudah dgn maraknya layanan #self_publishing

47. #self_publishing = menerbitkan sendiri. Kita sbg penulis sekaligus penerbit. Semua biaya dst kita tanggung sendiri. #menerbitkan_buku

48. Dlm #self_publishing, tak ada penolakan naskah. Anda sendiri yg tentukan naskah Anda terbit atau tidak. #menerbitkan_buku

49. Utk #self_publishing Anda bisa kerjakan semua sendiri, atau kerjasama dgn Publishing Service tertentu. #menerbitkan_buku

50. Contoh layanan publishing service: @nulisbuku (nulisbuku.com), indie-publishing.com, leutikaprio.com #menerbitkan_buku

51. Walau #self_publishing, Anda tetap hrs jaga kualitas, krn buku Anda adalah kredibilitas Anda di dpn pembaca. #menerbitkan_buku

52. Jangan mentang2 #self_publishing, Anda #menerbitkan_buku asal2an. Akibatnya pembaca kecewa & tak mau beli buku Anda berikutnya. MAU?

53. Menawarkan naskah ke penerbit atau #self_publishing, sbg penulis kita tetap hrs buat konsep buku yg bagus. #menerbitkan_buku

54. Jadi dlm #menerbitkan_buku investasikan waktu Anda utk belajar cara membuat konsep buku yg bagus, bernilai jual tinggi, dst

55. Utk belajar membuat konsep buku yg bagus, bernilai jual tinggi dst, Anda bisa gabung dgn @writers_academy #menerbitkan_buku

56. Saya punya voucher diskon @writers_academy 10% utk kelas online & diskon Rp 100 rb utk kelas tatap muka. Minat? Hubungi saya🙂

TANYA JAWAB:

Baca twit no 41 & 42 @funnyfunky @jonru imo nulis dng ikut trend susah setengah mati, kr blm tentu kita paham dan minat dng tema tsb

Bagi penerbit, nilai jual no 1, kualitas no 2🙂 @oziesampas @jonru jd mengutamakan nilai jual drpd kuaalitas #menerbitkan_buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s