HAM (Hak Apapun Monggo)

Kayaknya istilah ini lebih tepat untuk menggambarkan pengertian HAM bagi para penduduk Gedung Senayan itu. Kalo di masyarakat umum seperti saya, HAM itu artinya adalah Hak Asasi Manusia, yang antara lain isinya : Hak memperoleh kehidupan yang layak, hak terbebas dari kelaparan, hak memperoleh pendidikan, hak terbebas dari rasa takut dan hak-hak yang sangat mendasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia.

Tetapi kalau saya melihat berita di televisi atau membaca koran, kok sepertinya saya jadi menemukan arti baru dari HAM umumnya untuk kalangan para pejabat negara dan khususnya bagi para penduduk Gedung Senayan itu, seperti yang telah saya tuliskan di depan tadi.

HAM dengan pengertian yang baru, Hak Asasi Monggo alias Hak Asasi Silahkan Aja, atau dengan kata lain hak apapun boleh dijadikan sebagai hak asasi untuk seorang anggota dewan yang terhormat itu. Misalnya ada beberapa kasus yang mencuat beberapa tahun lalu : para anggota dewan meminta dana untuk pembelian laptop atau yang lebih gilanya lagi sempat ada juga rumor bahwa mereka minta dana talangan untuk pembelian mesin cuci !!!!!

Seperti kasus yang sekarang lagi hangat dibicarakan, yaitu kasus bahwa anggota dewan terhormat dan terpuji itu meminta dana khusus untuk pulsa dan biaya maintenance website yang jumlah pertahunnya ( sesungguhnya ) lebih dari cukup untuk memperbaiki saran dan prasarana umum yang benar2 dibutuhkan oleh masyarakat khususnya yang berasal dari golongan menengah ke bawah.

Apalagi dengan adanya wacana pembangunan gedung baru bagi para DPR / MPR justru pada saat banyak rakyat yang kekurangan makan, petani tidak bisa mendapatkan bibit dan pupuk dengan harga yang murah serta banyaknya gedung sekolah yang beratapkan langit dan benar-benar mempraktekkan istilah MISBAR atau geriMIS buBar.

Ironis memang, para anggota dewan yang mengklaim dirinya sebagai wakil rakyat malah tidak peka pada penderitaan rakyatnya sendiri. Atau malah salah, mereka sebetulnya tidak merasa jadi wakil rakyat negara ini melainkan wakil dari rakyat-rakyat negara lain yang sudah makmur sehingga mereka sangat senang sekali berjalan-jalan ke luar negeri dengan alasan studi banding tanpa agenda yang  jelas dan sebetulnya sama sekali tidak berhubungan dengan kebutuhan krusial negara ini ?

Yah, mungkin saya hanya segelintir orang yang sudah muak dengan keadaan di negara ini, tapi bingung harus berbuat apa, dan akhirnya harus puas dengan hanya menuliskan keluh kesah saya melalui blog ini. Sudah cukup lama saya sangat malas untuk menyentuh koran dan membaca berita tentang carut marutnya politik di negeri ini, dan akhirnya saya menyibukkan diri hanya membaca buku novel, komik, menonton infotaiment, pokoknya saya tidak mau melihat berita apapun.

Saya sudah sangat sebal melihat tingkah polah pejabat yang tidak lagi memikirkan nasib masyarakat kalangan bawah, mulai dari kasus pencemaran perairan oleh PT Newmont yg tidak jelas penyelesaiannya sampai sekarang, kasus Freeport sampai kasus Lumpur Lapindo yang hingga sekarang masih belum tau bagaimana penyelesaiannya. Belum lagi masalah pelanggaran HAM (kalo ini bener2 pelanggaran Hak Asasi Manusia loh) yang hingga sekarang masih belum terusut tuntas siapa aktor intelektual dibalik itu.

Dan banyak lagi kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia, yang cukup besar dan hampir dilupakan, seperti : Pembunuhan Aktivis HAM Munir,  Tragedi  12 Mei 1998, Kerusuhan Massal 13_ 14 Mei 1998, Pembunuhan Wartawan Udin di Bantul, Marsinah, dan banyak sekali dibelakangnya.

Jadi menurut saya, mungkin ada baiknya jika para anggota dewan yang terhormat itu terlebih dulu melihat kondisi negara dengan hati nurani mereka (kalau masih ada) dan bertanya dalam hati, apakah rakyat yang mereka wakili ini sudah mendapatkan hak mereka sebagai warga negara dan hak asasi mereka sebagai manusia atau belum sebelum mereka memikirkan untuk menjalankan Hak Apapun Monggo itu !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s