Lembaran Baru

Mungkin sudah saatnya saya untuk mulai menulis lagi, mulai membuka cakrawala hati setelah hampir dua bulan beradaptasi dengan pekerjaan yang baru dilakoni.

Walaupun terkadang gak jelas juga mau nulis apa, tapi lebih baik menuliskan segala yang ada di pikiran saya daripada saya harus menyimpannya sendirian.

Ada beberapa proyek yang akhir-akhir ini seperti menari-nari di kepala saya, saya ingin kembali menulis proyek ‘novel’saya yang tersendat sampai bab 5 ~ ingin serius menekuni bisnis mlm yang baru mulai saya seriusin (padahal masuknya dah dari 5 bulan lalu) ~ persiapan untuk melompat kerja ke dunia pendidikan yang saya idam-idamkan sejak dulu ~ membuat tulisan mengenai UN yang selama ini meresahkan saya.

Mungkin karena begitu banyaknya rencana, terkadang saya bingung untuk melakukan yang mana terlebih dahulu. Tapi semua itu tidak akan pernah ‘mampir’ di kepala saya kalau dulu saya gak berani ‘melompat’ untuk menjadi seseorang yang lain dan ‘jauh lebih positif ‘  daripada diri saya yang sebelumnya.

Dimulai dengan keberanian melompat untuk kembali bekerja, dan mulai semuanya dari bawah, dari bukan siapa-siapa. Dan mulai beradaptasi lagi dengan lingkungan kerja yang diisi oleh rekan-rekan kerja yang rata-rata 10 tahun lebih muda usianya dari saya. Kebayang kan ?

Tapi alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan saya bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tersebut, dan yang lucunya lagi, ada beberapa teman saya sampai memanggil saya mama bear (tetep fisik … wkkk ). Mungkin sebutan mama bear (yang mencerminkan fisik itu) bagi sebagian orang bahkan mungkin saya yang dulu merupakan suatu hinaan atau ejekan atas badan kita yang lumayan ‘berisi’.

Di kacamata saya sekarang, panggilan mama bear itu saya anggap sebagai tanda bukti bahwa mereka menerima saya dengan baik di lingkungan kerja saya tersebut. Saya benar-benar merasa menjadi orang yang sangat baru, karena saya bisa melihat berbagai permasalahan dari sudut pandang yang baru dan bisa menyadari semua kesalahan tindakan2 saya dimasa lampau setelah melihat semuanya dengan sudut pandang yang baru pula.

Dan memang benar dengan salah satu kutipan Al Qur’an : Allah tidak akan mengubah nasib seseorang, jika orang tersebut tidak berusaha untuk merubahnya.

Sekarang saya baru menyadari bahwa kesempatan itu bukannya tidak pernah datang tetapi apakah kita berani untuk mencari kesempatan itu dan melompat dengan penuh keyakinan untuk menghampirinya ?

Usia saya 36 tahun skrg dan saat ini saya masih menjadi telemarketing sementara mungkin untuk rekan2 seusia saya sudah banyak yang menjadi ‘seseorang’ di pekerjaannya.

Tetapi saya tidak malu dan bangga untuk mengakui bahwa saya sudah memilih jalan yang tepat untuk hidup saya. Saya berterima kasih untuk suami dan anak saya, keluarga saya, sahabat-sahabat saya dan semua orang yang pernah mampir di kehidupan saya karena tanpa mereka saya gak akan seperti sekarang ini, walaupun gak semua orang yang saya temui bersikap baik tapi itulah yang menempa saya…. TERIMA KASIH !!!!

Seperti kalimat saya di awal bahwa banyak sekali proyek impian saya yang sedang menari-nari di kepala seperti saat ini. Dan yang saya butuhkan hanyalah sebuah lembaran baru setiap harinya untuk saya isi dengan hal-hal yang bisa mendekatkan saya kepada impian saya, karena waktu saya amatlah berharga jika hanya diisi dengan menangisi apa saja yang telah saya alami …

TETAP SEMANGAT, dan SAYA YAKIN SAYA BISA !!!!

 

 

 

2 thoughts on “Lembaran Baru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s