Finally Understod

images (20)Baru-baru ini aku (sebetulnya sih gak baru juga) melek  apa yang dimaksud sama orang kaya. Ternyata simpel banget ya, dan itu sebenernya udah aku tahu dari dulu. Dan dari dulu juga, pas sd kan kita pernah diajarin : Besar Pasak daripada Tiang … Pengeluaran lebih besar daripada pemasukkan…

Dari situ sebetulnya kita bisa ngambil pelajaran bahwa sebetulnya yang dianggap kaya adalah bahwa kalau pendapatan seseorang itu jauuuh diatas pengeluarannya dia.

Intinya pada saat kita bisa menyisihkan pendapatan kita untuk ditabung dan pengeluaran kita telah terpenuhi semua, maka di saat itulah kita bisa menyebut bahwa diri kita ini termasuk orang kaya. Karena semua kebutuhan kita telah dicukupkan.

Tetapi hal yang terpenting adalah kita harus bisa memilah mana yang disebut dengan kebutuhan dan mana yang disebut dengan keinginan. Terkadang yang menjebak kita dalam jurang hutang adalah bahwa kalo kita sudah menganggap keinginan kita adalah kebutuhan.

Misalnya keinginan untuk memiliki gadget baru diubah menjadi kebutuhan dengan berbagai alasan yang kita ciptakan sendiri. Dan kita tergiur dengan berbagai penawaran yang diberikan oleh pihak penyedia keuangan / perbankkan misalnya dengan fasilitas cicilan bunga 0% atau dengan cicilan tetap.

Dengan persepsi yang saya miliki sekarang sepertinya saya akan berpikir beribu ribu kali untuk memiliki kendaraan roda empat yang tadinya akan saya beli pada tahun 2014 dengan cara mencicil. Pada akhirnya saya berpikir bahwa saya masih belum membutuhkan mobil pada saat ini, dan masih ada yang lebih penting daripada mobil, saya akan menabung untuk biaya pendidikan anak saya kedepan karena kita tidak akan tau masa depan kita ke depannya.

Saya sekarang sedang berangan-angan untuk memiliki usaha sendiri dengan uang tabungan saya dan mengembangkannya bersama teman yang dipercaya sehingga pada saat tua nanti saya tidak bergantung pada anak untuk menghidupi kebutuhan saya.

Itu mimpi sederhana saya sekarang, saya hanya ingin hidup terbebas dari hutang dan bebas untuk membelanjakan uang saya sesuai dengan kebutuhan. Dan saya bebas untuk membantu siapapun yang saya inginkan dengan bebas tanpa harus memikirkan apakah keuangan saya akan bisa menutupi uang yang saya keluarkan untuk hal tersebut.

Dan saya yakin semua orang di dunia ingin hidup bahagia tanpa hutang dan bebas untuk melakukan apapun. Memang hal tersebut akan susah untuk dilakukan jika kita tidak bersedia untuk berkorban dengan menekan ego kita dan membuat keinginan menjadi kebutuhan.

Dan hal ini membuktikan lagi bahwa BAHAGIA ITU PILIHAN adalah 100% BENAR …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s