Tangga

Saat diri merasa tak sempurna

Dikala hati belum pulih seutuhnya

Lalu untuk apa berdusta

Dan berbicara lantang bahwa ku tlah ikhlas menerima

Saatnya jujur menikmati kesakitan

Melepas airmata walaupun tiada arti

Bukan menyesali yang telah lewat

Tapi hanya tuk sekedar melepas penat

Aku tak mau munafik

Aku tak peduli apa katamu

Ku tak pernah minta diikuti

Ku tak pernah merasa bisa dipanuti

Maafkanku jika tak sesuai pintamu sahabat

Nilailah aku sesukamu

Taruhlah aku di peringkat buatanmu

Tak peduli tangga mana yang kau beri untukku …………..

Medio Sept  2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s